Review: Hidup Sederhana
Hidup Sederhana by Desi AnwarMy rating: 4 of 5 stars
Finally aku selesaikan juga buku ini. Kali ini buku personal developmentnya nggak teknikal kayak buku seri law of attraction ya, tapi lebih ringan karena buku ini sebenarnya cuma bercerita mengenai pandangan hidup Desi Anwar terhadap kehidupan itu sendiri.
Desi Anwar dalam bukunya memberikan pemaparan naratif yang menarik dan tidak membosankan. Setiap babnya tidak terlalu panjang untuk dijelaskan, tetapi di halaman-halaman singkat itu selalu ia berhasil memberikan sebuah inspirasi yang rasanya harus juga sih diterapkan ke kehidupanku sendiri.
Buku ini juga lebih cocok untuk bercermin terhadap diri sendiri, mengenai kerumintan hidup yang seringnya kita sendiri yang membuatnya dipikiran, ketika kenyataan sebenarnya tidak serumit itu.
Meskipun buku ini lmaaa sekali kubaca, well.. tapi aku emang kebiasaan sih kalau buku-buku kayak gini mah kelarnya lama, belum lagi kalau buku-buku teknis marketing beeeh bisa berbulan-bulan selesainya. Bukan berarti buruk lho ya, cuma kadang aku nggak tipe sekali lahap kalau buku-buku seperti ini. Seringnya beberapa halaman itu diserap dulu, dirasa-rasakan dulu karena inikan akan berguna untuk hidup kita.
Dan lagi aku suka sih menyediakan waktu untuk membaca buku-buku bersifat pengembangan kepribadian kayak gini, karena sangat membantuku untuk keep positive thinking padahal aku sebelum-sebelumnya punya kebiasaan yang sukaa sekali khawatir dan galau. Mungkin aku terselamatkan karena belajar dari buku-buku seperti ini. So, emang sejak tahun lalu genre ini jadi genre favorit, setelah romance. kekekeke ~
Desi Anwar disini juga menunjukkan banyak hal mengenai unsur-unsur terkecil hidup yang membuat hidup bisa jadi menarik. Cara dia menggambarkan kebiasaannya minum teh setiap pagi, atau sekedar menyiapkan makanan-makanan yang sehat untuk tubuhnya, tampaknya begitu menarik. Bukan tehnya atau makanannya, tapi bagaimana ia menikmati momen-momen itu yang membuatnya sangat inspiratif.
Buku ini secara singkat menjelaskan, bahwa kita hidup ini adalah untuk menikmati semua ciptaanNya. Sesimpel itu. Jadi kalau kita hidup kok kita malah nggak bisa menikmati apapun, itu namanya bukan hidup dong.
Ngapain sih, hidup kok dibuat susah? Mungkin kasarannya seperti itu ya.
Meskipun hidup memang apa adanya, seringkali susah, tapi disini Desi Anwar membuat hal-hal rumit itu menjadi satu petualangan hidup yang menyenangkan.
Mungkin kita bukan Desi Anwar, yang sejak awal memiliki keoptimisan luar biasa akan hidup. Mungkin kita merasa hidup kita yang tidak semujur dia. Tapi bukan itu yang disampaikan Desi dalam buku ini. Ia bukan menceritakan bagaimana kondisi yang harus kamu punya untuk memiliki cara pandang hidup seperti dirinya. Tapi cukup dengan kamu mengubah sudut pandang, dan segalanya akan tampak menarik untukmu.
Buku ini sangat inspiratif.
Well, kenapa 4 bintang. Karena aku membandingkannya dengan buku-buku rhonda byrne yang sudah lebih dulu memikat hatiku sih ya.
Buku ini menarik dengan caranya sendiri, tapi seri LOA masih menjadi tolak ukurku sih.
View all my reviews
Komentar
Posting Komentar
Regulation to fill the comment box:
>> Don't use Anynomous
>> Use your google account or just your link/ URL. The main point is, always put your name here :)
>> Cannot receive any spam comment such as comment that it's not relevant with my topic
>> When your comment does not appear, it because I haven't approve that or I haven't read that. So just wait until I read that, please understand :)
Thank you
-------------------------------------||-------------------------------------
Syarat menambahkan komentar:
>> Jangan berkomentar dengan menggunakan Anynomous
>> Gunakan account google kamu atau jika tidak gunakan URL, yang penting ada nama kalian.. :)
>> Tidak menerima komentar berisi spam..
>> Apabila komentar tidak muncul, berarti komentar kalian belum di moderasi. Jadi tolong mengerti ya.. :)
terimakasih