Saturday, April 30, 2016

Review: Maybe Someday - Mungkin Suatu Hari (Colleen Hoover)

|
Maybe Someday - Mungkin Suatu Hari

My rating: 3 of 5 stars

Busettt... semoga ini terakhir kali Hoover bikin novel dengan tema semacam ini. Aku ga tau sanggup gak baca cerita yang kayak gini lebih banyak lagi, secara aku dasarnya nggak suka sama cerita2 dimana ada orang ketiga yg jadi penghambat Aku ngga masalah sama cerita heronya yg mencintai orang lain, tapi aku cuma sanggup menanggung kalo itu hanya 'masa lalu', bukan saat ini. Novel ini agak sulit untuk ditanggung, seriusan deh...

Reviewnya lengkap nyusul ya, karena meskipun ceritanya bikin nyesek tapi gak bikin nangis shg jadinya ga lega, novel ini msih punya sisi baik dalam hal penulisan dan penyampaian cerita ataupun emosi yg khas hoover...

Sunday, April 17, 2016

Review: Ugly Love - Wajah Buruk Cinta (Colleen Hoover)

|
Ugly Love - Wajah Buruk Cinta

My rating: 4 of 5 stars

Aku membaca novel Ugly Love ini dengan catatan: kalo menurutku jelek, berarti aku udah baca buku yang paling banyak dapet respon tidak baik (menurutku) sebelum aku membaca buku Hoover yang jauh lebih baik. Maksudku, setidaknya aku sudah memaksa diriku untuk membaca bukunya Hoover yang dianggap terburuk sehingga setelah ini aku bakal selow aja baca bukunya dia yang lain, kan yang lainnya kemungkinan besar bagus-bagus. Hehehe.


Sedangkan kalo pada akhirnya aku menganggap novel ini bagus, itu artinya Hoover benar-benar penulis yang sudah menjadi … bisa dibilang standarku sebagai penulis favorit karena ternyata tulisan yang orang lain bilang nggak bagus pun ternyata aku menganggapnya bagus. Nah, kalo yang ini aja aku mikirnya bagus, trus gimana pendapatku tentang novel dia yang lain yang dianggep bagus? Aku nggak sabar baca dong.

Saturday, April 16, 2016

Review: One Foot in the Grave (Jeaniene Frost)

|
One Foot in the Grave

My rating: 4 of 5 stars

Ehm. Yap akhirnya aku lanjut ke buku kedua yang bisa dijadikan indikator kalau aku menyukai buku ini,menyukai ceritanya, menyukai karakternya dan menyukai penulisnya muehehehe

Aku sudah berusaha berkali-kali untuk buka buka halaman ending sebelum mulai membaca, tapi oh ya ampuuun, susah banget di tebak buku ini. Bahkan walaupun aku udah cari spoiler aku tetep gak tau apa yang sebenarnya terjadi disini. Ketika aku lompat lompat asal ke beberapa halaman aku dibikin pusing sama banyaknya tokoh baru yang bertebaran di buku ini... Dan membuatku akhirnya menyerah dan memutuskan, kubaca sajalah dari awal.

Review: Destined for an Early Grave (Jeaniene Frost)

|
Destined for an Early Grave

My rating: 5 of 5 stars

Emang ya, nge judge buku itu emang susah kalo ga dipaksain dibaca sendiri. Who knows, dari keempat buku yang kubaca, setelah yang pertama mencuri hatiku hingga akhirnya aku mutusin untuk berlanjut hingga ke buku ini, akhirnya bintang 5 justru aku kasih ke buku ini.

Dari awal emang aku agak sulit terikat secara emosional dengan heroin yang diceritakan lebih sering menyakiti heronya daripada kebalikannya jadi yah... disinilah, akhirnya Cat harus menebus kesalahannya bersama Gregor dengan ditinggal Bones dan kecerobohan Cat lainnya juga yang membuat Cat terasa jauh lebih lemah daripada di cerita sebelumnya.

Review: Eternal Kiss of Darkness (Jeaniene Frost)

|
Eternal Kiss of Darkness

My rating: 5 of 5 stars

Widiiiiiiihhhh akhirnya ada lagi buku yang masuk favoritku hahahhaa


review nyusul yaaa... masih kebayang-bayang..

pokoknya mah yang ini musti kebeli! gak cukup cuma baca doang hahaha


****

REVIEW

Nah!
Sebelumnya aku udah bilang kan ya kalo ini jadi buku favoritku untuk seri Night Huntress, walaupun yang ini ada tambahan 'world' ya. Anyway, kalo aku boleh jujur, aku malah lTutupebih suka Kira daripada Cat.

Oh baiklah,
Cat jauh lebih kuat, kayaknya sih lebih cantik, lebih berani, dan lebih keren.... trus... lebih populer, lebih langka, pokoknya Cat itu lebih deh. Kalo dibandingin Kira yang cuma manusia biasa trus jadi vampire baru jelas nggak ada apa-apanya. Ketika Cat jadi vampire kekuatannya jadi gila banget, si Kira malah lemah banget.