REVIEW MADE BY YOU
Highly Recommended! Novel Trope Enemy to Lover yang gak boleh dilewatkan!
Judul: Made by You
Genre: Romance, Comedy, College Life
Author: @helloimnellaaaa
Penerbit: @klikmedia
Personal Rate: 4.9/5🌟
•┈┈┈••✦ ♡ ✦••┈┈┈•
Saking sukanya sama tokoh di novel ini jadi 80% aku bakal ngocehin tokohnya 😆🥰
🌷Karakter🌷
🧚🏻♀️Abel:
Aku suka banget deh sama Abel, terlebih dengan bagaimana penulis bisa membuatku merasa sangat relate dengan tokoh ini dan memahami segala hal tentang gadis ini. Mulai dari rasa insecurenya, rasa sedihnya, rasa kesal, dan marahnya. Jadi ketika Abel nih marah sama Meru, perasaan dia bisa langsung terhubung denganku saat membacanya. Kemudian juga saat Abel belum juga bisa mampu untuk pacaran sama Meru dan segala kegundahannya, aku juga bisa dengan mudah terhubung dengan Abel. Setiap dia mengambil keputusan, yg ada di kepalaku adalah "aku jg klo jadi Abel bakal milih ini"
Bahkan dititik Abel belum bisa percaya sama Meru pun aku paham kenapa. Emang dia harus ngasih boundaries untuk hubungan dia yang masih baru apalagi Meru yg udah suka sama Dara 7 tahun.
🧚🏼Meru:
Karakter Meru dalam sebuah cerita fiksi terutama AU mungkin bakal banyak banget kita temui. Kaya, tampan, narsis, tengil, terkenal, banyak yang suka. Tipikal cowok idaman, udah gitu baik. Tapi nggak banyak, menurutku, yang berhasil bikin aku merasa bisa terhubung sama karakternya. Dan tokoh Meru membuat aku paham. Aku paham kenapa meskipun dia kaya raya, tapi dia tetep down to earth, nggak pamer, dan baik. Karena terlihat dari bagaimana Andreas, sang ayah mendidiknya. Andreas sebagai seorang ayah, juga sama baik, lucu, rendah hati juga. Istrinya sudah meninggal dan luka itu nggak bikin si ayah mengabaikan anaknya. Chemistry anak-ayah ini sangat kuat, sehingga aku bisa dengan mudah memahami karakter Meru. Jadi Ketika Meru bersikap narsis, tengil, tapi disisi lain dia juga terlihat polos, dan kekanakan, aku bisa merasakan emosi-emosinya dengan nyaman dan mudah.
Satu hal yang cukup aku highlight tentang Meru adalah, dia orang kaya yang nggak merasa dirinya kaya.
Punya uang banyak bagi Meru adalah hal yang natural jadi bergelimpangan harta bukan hal yang aneh baginya. Didikan orang tua bikin dia mentok narsis doang dan tengil. Kadang kalaupun nggak sengaja keceplosaasn itu juga dia karena innocent. Kekayaannya dia anggap sebagai sebuah privilage saja tapi nggak bikin dia sombong apalagi merendahkan orang lain .
.
Itulah kenapa Meru terasa sangat normal disisi Abel. Meskipun Abel insecure karena kesenjangan sosial mereka, tokoh Meru mampu membuat Abel merasa setara. Dan saat bersama Abel, Meru juga merasa normal. Hal kecil ini bikin karakter Meru terasa manusiawi sehingga aku nggak bisa membenci dia kalau dia keceplosan atau membuat kesalahan hanya karena hal tersebut normal baginya. Karena dia bener2 sepolos itu.
.
.
🧜♂️Tokoh Pendukung
Aku menyukai semua tokoh pendukung di dalam novel ini. Terutama beberapa tokoh yang menurutku sifatnya juga unik. Misalnya Ares. Lucunya, aku bahkan belum kenal seluk beluk sahabat Meru yang ini dan cuma tahu kalua dia anak orang kaya, tapi entah kenapa aku suka sama tokoh ini. Chemistry Meru sama Ares sebagai sahabat gak tau diri juga dapet banget.
.
Kalau yang nggak aku suka, of course Amara! Tapi aku suka bagaimana tokoh Amara ditempatkan disini sebagai pemicu kedua tokoh utama bertindak ke arah tujuan cerita. Jadi menurutku Amara adalah karakter yang aku nggak tahu kalau aku ternyata butuh.
.
Ayah Meru baik banget dan aku suka kesenjangan sosial gak dijadiin konflik utama di novel ini. Novel ini menjadikan hal2 normal di kehidupan sebagai konflik. Kayak ya wajar kalau Abel gak mau kelihatan lemah, dia pingin berada di samping Meru sejajar bukan karena ingin dikasihani. Disisi lain Meru juga pingin memberikan dampak untuk kehidupan Abel dan dia tahu dia punya kemampuan untuk membantu. Disisi lain Meru juga tidak ingin membuat Abel merasa rendah diri jadi dia fokus untuk support sama Abel. Itu bikin aku terenyuh sihhh❤️🩹.
🌷Alur Cerita dan Konflik🌷
.
Seperti yang udah aku bahas sebelumnya, Ketika aku sudah jatuh cinta dengan karakter-karakternya, aku cenderung punya keyakinan bahwa alur dan konfliknya akan bergerak menarik dengan sendirinya. Jadi aku nggak heran ketika aku menikmati konflik2 yang dihadirkan di novel ini. Biasanya sih, bakal sesuai dengan seleraku walaupun aku nggak bisa nebak alurnya bakal dibawa kemana. Mungkin, karena aku sudah percaya sama tokohnya dan penulisnya nggak menghianati kepercayaanku jadilah aku bakal suka sama keseluruhan novelnya.
.
Dari pertengahan terakhir, udah mulai kelihatan konflik utamanya apa dan emang bikin ngerasa tokohnya main kucing2an. Somehow aku tetep bisa memahami ketakutan Abel untuk takut bergantung ke seseorang walaupun Meru adalah pacarnya. Tapi untuk Meru yang gak sadar2 prioritas ini jujur bikin aku gedeg juga sih. Aku makin memvalidasi ketakutakan Abel karena mungkin Abel takut kalo dia udah ngasih tau semua aib keluarganya, Meru malah meninggalkan dia. Dan meskipun Dara bukan tokoh yang berbahaya dan menyebalkan tapi yang gini2 nih yg bikin insecure suka makin valid. Berharap lebih diulik sih konflik tentang prioritas ini, alih2 diselesaikan sama Panca. Karena Panca hero banget, andai gak ada dia novel ini mungkin gak bakal kelar2 wkwkw karena karakter2 disini punya potensi buat diangkat konflik2nya enak banget. Tapi mungkin karena keterbatasan halaman juga sih jd difokuskan untuk hanya mengambil satu konflik utama yang bener2 didetailkan dalam penceritaannya.
🌷Overall, aku menyukai bagaimana kedua tokoh utama dibentuk dalam novel ini sehingga memudahkan aku untuk mengikuti interaksi mereka. Ah tapi yang lebih penting, aku suka karena karakter-karakter disini adalah tipe tokoh kesukaanku! hahahah
.
Fondasi tokoh yang kuat akan membuat karakter konsisten. Itulah kenapa aku juga merasa bisa terhubung dengan setiap konflik yang dibangun. Jadi karena aku selalu merasa penting banget untuk terhubung, relate, dan bersimpati sama tokoh utama setiap kali baca novel dan itu terjadi engan novel ini, jadilah aku merasa aku bisa menyukai keseluruhan novelnya.
.
Flow ceritanya ngalir, enak banget diikuti. Narasinya juara sih aku sangat menikmati pembawaan cerita di novel ini. Mateng dan rapih beneran gak terasa kalau ini adaptasi dari AU.
.
Aku cocok banget sih sama novel ini dan bakal lanjut baca novel Nella yang lainnya.
Komentar
Posting Komentar
Regulation to fill the comment box:
>> Don't use Anynomous
>> Use your google account or just your link/ URL. The main point is, always put your name here :)
>> Cannot receive any spam comment such as comment that it's not relevant with my topic
>> When your comment does not appear, it because I haven't approve that or I haven't read that. So just wait until I read that, please understand :)
Thank you
-------------------------------------||-------------------------------------
Syarat menambahkan komentar:
>> Jangan berkomentar dengan menggunakan Anynomous
>> Gunakan account google kamu atau jika tidak gunakan URL, yang penting ada nama kalian.. :)
>> Tidak menerima komentar berisi spam..
>> Apabila komentar tidak muncul, berarti komentar kalian belum di moderasi. Jadi tolong mengerti ya.. :)
terimakasih