Review: As Long as the Lemon Trees Grow

As Long as the Lemon Trees Grow As Long as the Lemon Trees Grow by Zoulfa Katouh
My rating: 5 of 5 stars

As Long As The Lemon Trees Grow | Zoulfah Katouh | Romance, Psychology | 🌟5/5 (personal rate)

Kayaknya banyak yang bakal setuju sama aku bahwa ada bagian plot twist di novel ini yang sangat mengguncang, meluluhlantakkan, dan menyedihkan, tapi sekaligus memberi satu ruang untuk menyadari sebesar apa luka yang terbentuk sehingga menimbulkan plot twist sedemikian rupa. 

Ketika menjelang ke bagian tersebut, aku dibikin merinding karena dari semua tebakanku (yang memang aku sempat sekilas memasukkan kemungkinan ini), jujur aku tidak berharap dugaanku menjadi nyata. Ya, tapi apa pun itu, kayaknya bakal tetap membuatku menangis tersedu-sedu, sih.

Bagian di mana aku betul-betul meresapi setiap momennya. Momen antara semua tokoh yang terlibat dalam satu scene tersebut, meskipun aku harus merelakan air mataku. 🥲
Tapi sebetulnya yang bikin aku sedih adalah mengenai seberapa besar luka yang dimiliki oleh Salama. Seberapa dahsyat trauma yang dia tanggung.

Buat aku, sosok Salama adalah representasi mengenai kondisi yang mungkin dialami orang-orang di tengah perang.

⚠️SEMI SPOILER WARNING⚠️
Habis plot twist, sambil aku bengong, tuh, sambil mikir kalau kesadaran Salama muncul ketika dia sudah melanggar sumpahnya sebagai medis yang dia buat perahu itu. Belum lagi, kan, ketakutan Salama selama ini itu melanggar amanah dari kakaknya, ya? Jadi dia lupa karena dia enggak mau hidup sambil memikirkan rasa bersalahnya karena amanah dari kakaknya itu. Sumpah, ya, makin dipikirkan makin kasihan banget dia. 😭 Terus itu aku bengong membayangkan Salama selama ini luntang-lantung di rumah itu sendirian. 😭😭 Beneran kayak orang gila, dong.

View all my reviews

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Magic Of You by Johanna Lindsey (Malory-Anderson Family #4)

Review: Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Menyelami Seni dalam Kejiwaan pada buku "Psikologi Seni"