RU: SILVER LINING
READING UPDATE 1
s.d HALAMAN 204
Singkat cerita:
Tentang Gaby, seorang gadis bisu yang sangat optimis kalau hidupnya bisa berubah menjadi lebih baik setelah banyaknya hal buruk yang menimpa hidupnya.
Karena hutang balas budi, Gaby tinggal bersama sahabatnya, Samantha. Namun alih-alih mendapatkan perlindungan, ia justru menjadi korban perundungan dari Samantha dan lingkungan sekitarnya.
ondisi Gaby yang tidak mampu melawan, ditambah situasi ayahnya yang sedang koma, membuatnya berada di titik terendah hingga hampir menyerah pada hidupnya.
Di titik inilah Vicky hadir. Sosok yang dikenal sebagai preman sekolah dan ditakuti banyak orang, justru menjadi orang yang menolong Gaby.
Gaby yang mendapatkan sisi baik dari perlakuan Vicky padanya, menganggap Vicky sama sekali tidak menakutkan dibandingkan sahabat dan orang-orang yang merundungnya.
Semakin Gaby mengenal Vicky, ia justru semakin mengenal sisi laki-laki itu yang menggemaskan dan bahkan tanpa disangka tanpa laki-laki itu sadari, perlakuannya yang sangat baik dan gentle membuat Gaby perlahan-lahan menaruh hati padanya.
Vicky yang selama ini menjaga jarak dan dinding dari orang lain awalnya pun tidak berniat berteman dengan Gaby. Ia hanya menganggap Gaby sebagai gadis yang kasihan dengan kondisinya dan tidak punya teman sehingga ia sedikit membantunya. Tapi Vicky juga tanpa sadar akhirnya mulai nyaman dengan dunia yang mereka berdua bangun senidrii untuk satu sama lain.
Tapi apakah hubungan mereka bisa terus baik dikala Vicky tampaknya benar-benar tidak bisa berhubungan dengan perempuan dan Gaby yang merasakan keteulusan Vicky setiap waktunya mulai merasa perasaannya melangkahi keinginan Vicky untuk tidak saling naksir.
Karakter Vicky digambarkan 'seram' dan 'nakal' pokoknya image dia tuh buruk banget di lingkungan sekolah. Tapi kamu akan menemukan sisi manis dan menggemaskan saat mengenalnya lebih dalam. Sisi anak-anaknya yang membuat siapapun tidak tahan untuk menyayanginya.
Sedangkan karakter Gaby digambarkan sebagai karaktere yang optimis dan ceria. Sekilas kukira aku bakall mendapati Gaby sebagai karaktere yang akan kukasihani selama membaca kisahnya, karena kondisinya yang sangat memprihatinkan: bisu, ayahnya koma, tidak punya tempat tinggal sendiri, tidak punya uang, dan malah jadi korban bully. Tapi ternyata daya juang dia untuk bertahan itu tinggi banget. Aku bisa merasakan semangatnya untuk hidup setiap harinya. Dan saat ia kenal sama Vicky, hari-harinya terasa cerah dan itu sangat terasa sampai aku juga bisa merasakan keinginan besarnya untuk bertahan hidup itu.
Untuk novelnya sendiri ini kan webtoon yang kemudian diadaptasi jadi novel ya. Tapi masih banyak selipan panel webtoonnya di novel ini, jadi sebenarnya aku lebih ke membaca komik sih. Meskipun banyak panel diadaptasi jadi narasi, tapi aku tetap membayangkan versi panelnya di kepalaku jadi aku tetap merasakan vibes komiknya selama baca ini. Fontnya juga besar, jadi enjoy banget bacanya. Page turner banget novelnya aku bisa banget sekali duduk langsung habis 200 halaman. Alur dan karakternya sangat memmbantu aku untuk menikmati novel ini, sangat mengalir.
Personal statement
Aaaaa ini seru banget seruuu! Aku suka banget ya sama artnya, jadi ketika
200 halaman 5/5 dan semakin seru
Vicky gemes banget astagaaa aku pingin bawa pulang diaa.
Aku paham banget kenapa Gaby gak takut sama Vicky. Dan aku suka ya Gaby itu ternyata pemberani juga. Dengan segala kekurangan yang dia miliki, dia masih mau bangkit dan gak cuma bangkit, dia juga mau kasih energi ke hari-harinya biar gak muram.
READING UPDATE
s.d end
Kurasa ini 5/5 buat aku sih.
Tapi aku tuh gak nangis ya. Gak sampai nangis. Tapi perasaanku penuh dan utuh. Dan aku pikir ya, ternyata 5/5 itu memang adalah rate yang aku gak ada keraguan did dalamnya, kayak itu tuh adalah rate pasti. Maka saat aku masih ragu, berarti bisa jadi gak cocok di 5/5 gak sih.
Oke whatever,
intinya aku suka banget sama novel komik ini. Gak bisa aku bilang pure novel ya, karena narasinya itu masih 'komik' gitu, bukan narasi yang khusus di novel. Dalam artian, apabila novel ini gak ada selipan komiknya, maka mungkin penilaianku terhadap novel ini akan berbeda. Banyak hal, terutama dari segi karakterisasi, itu terbentuk dari versi artstyle webtoonnya. Seheingga webtoon di novel ini adalah bagian yang menurutku narasinya jadi bergantung kesana.
Anyway, ini sangat membantuku untuk merasakan emosi keseluruhan ceritanya. Memahami karakter-karakternya, mudah membayangkan ekspresi karakternya karena sudah punya 'kiblat' visual, dan panel-panelnya juga mudah kubayangkan di kepala dengan jelas. Meskipun gak bikin aku nangis, tapi perasasanku benar-benar utuh dan puas. Sayang ini masih bersambung ceritanya ya jadi aku belum bisa menilai keseluruhan cerita, tapi untuk sejauh ini sih aku suka banget ya sama volume 1 novelnya.
Komentar
Posting Komentar
Regulation to fill the comment box:
>> Don't use Anynomous
>> Use your google account or just your link/ URL. The main point is, always put your name here :)
>> Cannot receive any spam comment such as comment that it's not relevant with my topic
>> When your comment does not appear, it because I haven't approve that or I haven't read that. So just wait until I read that, please understand :)
Thank you
-------------------------------------||-------------------------------------
Syarat menambahkan komentar:
>> Jangan berkomentar dengan menggunakan Anynomous
>> Gunakan account google kamu atau jika tidak gunakan URL, yang penting ada nama kalian.. :)
>> Tidak menerima komentar berisi spam..
>> Apabila komentar tidak muncul, berarti komentar kalian belum di moderasi. Jadi tolong mengerti ya.. :)
terimakasih