Review: 13 Problems That Rosaline Did

13 Problems That Rosaline Did 13 Problems That Rosaline Did by Kuma .
My rating: 3 of 5 stars

1. Paling ngeh, sama narasinya. Gaya tulisannya: rapih banget, nyaman dibaca, detail penjabaran deskripsi dan masuk ke dialognya juga ngalir.


2. Topik/tema yang diangkat sebenernya cukup maianstream sih: mau dijodohin, tapi biar gak dijodohin jadi salah satu tokohnya itu ngajak orang untuk jadi pacarnya dia pura2. (Fake dating). Pake win win solution. Dari 2 orang yang gak saling kenal.


3. Alurnya berpotensi untuk membuat cerita semakin menarik. Beberapa efek kejutan dari tookoh-tokoh yang hadir membantu memperdalam ceritanya, dan itu membantu pengembangan tokohnya sehingga menjadi lebih menarik untuk diikuti.



Novel ini bercerita tentang Rosaline dan Saki/Jeff. Hubungan antara seorang pemilik resto terkenal dengan seorang bassist sebuah band yang sedang naik daun. Karena kebutuhan satu sama lain, keduanya memutuskan untuk berpura-pura pacaran dan untuk membuat hubungan mereka tampak nyata, mereka berusaha untuk membangun chemistry yang tentu saja pada akhirnya akan berdampak salah satu dari mereka tidak sadar menggunakan perasaan dalam hubungan pura-pura tersebut.



-Sejujurnya aku paling suka dengan  plot twist di endingnya itu menarik. Gak expect karena ternyata ada clue yang pasti dibacanya cenderung sambil lalu tapi ternyata sangat berpengaruh karena muncul di epilog sebagai sebuah pertanyaan besar mengenai apa yang sebenarnya terjadi? dan ini membuatku bertanya2 apakah di buku selanjutnya akan ada penjelasan.


- menurutku dialognya cukup mengalir

- gaya tulisannya juga rapi dan cukup diperhatikan dengan detail.


- penceritaan di novel ini bukan hanya tentang romance dan cinta saja. kita juga akan diberikan gambaran mengenai kehidupan band profesiona, kehidupan seorang pemilik  resto terkenal, juga akan muncul beberapa pembahasan tentang seni. Dan saat muncul, cukup detail dibahasnya.


Cuma aku merasa ada beberapa bagian yang tidak terlalu signifikan berpengaruh ke cerita aja sih, cuma itu nggak mengganggu keseluruhan cerita, hanya terasa seperti filler cerita.




View all my reviews

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Magic Of You by Johanna Lindsey (Malory-Anderson Family #4)

Review: Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Menyelami Seni dalam Kejiwaan pada buku "Psikologi Seni"