Review: Teras Cinta di Kampung Sunda

Teras Cinta di Kampung Sunda Teras Cinta di Kampung Sunda by Lala Nazilah
My rating: 3 of 5 stars

Novel ini bercerita tentang Satria dan 6 orang saudaranya yang diasingkan ke sebuah kampung di Bandung untuk memperbaiki diri. Ketujuh anak ini menyanggupi asalkan diberi kesemepatan untuk bisa ketemu Ibu mereka yang sudah berpisah dengan sang Ayah.


Ternyata kehidupan di desa tidak semenyenangkan di kota. Satria harus berhadapan dengan Reka, gadis yang tampak menyebalkan di awal pertemuan mereka. Hal ini juga terjadi kepada saudara Satria yang lain yang juga mendapat tantangan sendiri selama tinggal di desa.


Reka juga sama-sama mendapati anak-anak kota ini sangat sombong, terutama Satria. Yang membuat mereka menjadi selalu bertengkar setiap kali bertemu. Tapi hari-hari yang  mereka lalui membuat mereka saling mengenal hingga akhirnya menimbulkan rasa baru.


Apakah akhirnya Satria dan saudaranya bisa beradaptasi di desa?

Dan apakah mereka pada akhirnya bisa bertemu dengan Ibu mereka?


Kamu bisa baca novel ini ada di kiri bawah:


Yang aku suka dari novel ini

Narasinya terasa ringan dan mengalir—mudah diikuti, nyaman dibaca, cocok untuk pembaca remaja yang mencari bacaan santai sekali duduk tapi tetap punya konflik emosional.

Premisnya menarik dan cukup familiar: tipikal kisah tentang cowok kota yang berubah setelah bertemu gadis desa yang ‘mengganggu’ kestabilan emosinya. Tapi disampaikan dengan pendekatan yang segar dan seru.

Komedinya tidak berlebihan dan bisa jadi penyegar di sela-sela konflik dalam cerita ini.

Interaksi antar saudara cukup membantu menambah dinamika komedi ceritanya sehingga cerita tidak terasa kosong.


Aku cukup menikmati arah cerita dan idenya yang menjanjikan. 

Tapi secara pribadi, ada bagian yang terasa kurang klik buat aku. 


Aku merasa bahwa novel ini memiliki banyak tokoh dan mengangkat banyak tema —dari keluarga, romansa, hingga konflik personal. Tapi menurutku, cerita ini masih bisa dieksplorasi lebih dalam lagi, entah lewat fokus pada tokoh tertentu saja, atau penyusunan proporsi ceritanya agar terasa lebih utuh. 


Overall, novel ini cocok untuk kamu yang ingin cerita persaudaraan dengan bumbu kisah cinta, dibalut isu keluarga yang ringan dan hangat. 






View all my reviews

Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Magic Of You by Johanna Lindsey (Malory-Anderson Family #4)

Review: Dilan: Dia Adalah Dilanku Tahun 1990

Menyelami Seni dalam Kejiwaan pada buku "Psikologi Seni"