RU: PRIVATELY
reading update
halaman 94
Bercerita tentang Islan dan Naka yang memutuskan pindah rumah di tempat yang jauh dan sangat terisolasi. Awalnya merekea pikir rumah baru mereka adalah tempat yang cocok untuk mereka hidup dengan nyaman. Belum lagi, mereka punya tetangga yang sangat baik dan sangat ramah.
Meskipun begitu, dari hari pertama mereka menempati rumah baru, banyak hal janggal yang mereka rasakan. Seperti bagaimana warga desa menyambut mereeka dengan sambutan yang ekspresinya tidak bisa ditebak. Disisi lain, tetangga mereka hanya 1 rumah itu saja, tidak ada yang lain. Rasanya benar-benar terisolasi. Kemudian ada beberapa hal janggal yang terjadi yang tidak disadari oleh kedua tokoh utama.
Personal opini:
Dari awal kepindahan 2 tokoh utama ke rumah baru mereka, jujur aku sudah merasa kejanggalannya ngeri ya. Kayak ekspresi-ekspresi warganya tuh bikin aku curiga banget. Tapi itu tuh misteri, tentang kenapa warganya 'aneh'. Bertingkah aneh. Ada sisi mereka menunjukkan tidak suka, tapi lalu berakting seolah mereka ramah. Belum lagi, tetangganya Islan dan Naka tuh dari awal juga udah aneh tau. Ngeri banget ah. Sebenernya sih ngerinya karena ada ilustrasinya ya, yang menurutku kerasa hidup ekspresinya jadi aku lihat ilustrasinya beneran bisa ngerasain hawa dan aura mencekam dari nuansanya.
Padahal ya, Islan sama Naka kan pasutri yang harmonis dan menurutku mereka itu hubungannya manis, tapi nggak tau kenapa ya mereka kok kayak oraang salah tempat tinggal. Takut banget ini malah jadi apes. Desa itu, orang-orang di desa itu, lingkungan itu, bahkan tetangga satu-satunya itu, satu kata untuk mereka... freak, aneh, anomali.
Feelingku sih, genre novel ini ada di thriller ya, entah horror juga atau thriller misteri aja.
Menarik sih cuma aku belum bisa memmastikan kasih rate berapa sejauh ini karena semuanya masih meraba-raba.
reading update
hlm. 150
Yang aku rasaakan:
bonding antara Naka dan Bundanya itu kuat banget ya aku sampe hampir nangis lho pas part Naka marah karena Bundanya 'nggak ngurus diri'.
Trus bonding sama Naka dan Islan juga menghangatkan hati. Yang aku bilang tadi, mereka itu harmonis. Tapi memang mereka salin gmencintai. Islan cinta banget sama Naka. Meskipun begitu ada hari-hari dimana mereka memiliki konflik pasutri tapi aku seneng karena sejauh yang aku baca mereka bisa mengkomunikasikannya dengan baik. Itu membuatku yang awalnya sempet kesel sama Islan jadi tahu kalau dia itu kadang kebablasan tapi dia itu cinta banget sama Naka. Karena setelah komunikasi itu, Islan selalu mau belajar dari kesaalahannya yang nggak sengaja menyakiti Naka.
Oya, ini kan juga novel komik ya. Tapi gaya tulisannya novel banget. Nah kalau ini, aku nggak perlu tergantung sama panel webtoon atau ilustrasinya, karena dari gaya tulisannya sendiri udah bisa menghidupkan karakternya dengan sangat baik. Vibes mencekam, vibes sedih, sakit hati, dan hangat serta manis tuh semua terasa.
Aku jadi mikir ya, apakah ini novel romance thriller? Atau thriller romance?
Awalnya aku mikir ini tuh thriller aja, tapi setelah aku baca lebih jau romancenya tuh juga emosional dan kerasa. Family-nya juga sangat terasa.
reading update
hlm 194
sampai sini rate aku udah 4/5 ya dan aku merasa masih ada potensi untuk naik terus.
Sejauh ini yang akuu rasakan:
kakeknya freak, desanya aneh, orang di desanya aneh, kadesnya ngeselin dan bikin emosi.
Kebenaran yang disembunyikan di desa itu sebenarnya untuk aku sendiri gak terlalu mengagetkan ya. Untuk misteri dan keanehan yang disebar sepanjang cerita, jujur untuk kebenarannya tuh gak se gong dan sengagetin atau seplot twist itu (sejauh sampai halaman yang aku baca ini ya).
Tapi, bagaimana orang-orang desa bersikap atas kebenaran itu dan menyembunyikannya dan bersikap acuh tentang pentingnya kebenaran itu pada kedua tokoh utama, itu bikin aku gegregetan dan emosi sih, Kayak: kenapa mereka diam aja selama ini, kenapa merekea nggak sepeduli itu, lalu pak Kades juga kenapa dia gak jujur dari awal.
Cuma di sastu sisi, aku melihat pantas tidaknya seseorang mendapatkan kesempatan kedua dalam hidupnya dan meendapatkan hidup yang normal setelah hukuman yang dia terima.
Jujur baca novel ini, sejauh ini, aku dibikin mixed feeling sih. Aku bingung. Di satu sisi, aku tahu dan paham betul ketakutan kedua tokoh utama. Kalau jadi mereka, aku pun akan mengambil keputusan yang sama. Aku juga nggak akan mencoba bertaruh untuk memberikan kesempatan kedua untuk orang lain ketika aku sendiri gak yakin sama keamanan diriku sendiri. Tapi ada momen-momen dimana aku juga seakan dibuat goyah oleh cara penulis menaruh emosi pada situasi-situasi yang membuatku merasa seolah nuraniku tersentuh. Dan akuikut sedih. Pookoknya gitu deh. Aku ada ngerasa sedih, dan prihatin, dan kasihan, tapi aku juga adalah mereka orang-orang yang cuma butuh ketenangan, nggak mau konflik, kalau lingkungannya toxic dan ternyata banyak orang jahat, aku adalah mereka yang akan memutuskan untuk duluan angkat kaki.
Aku bingung, pingin nangis, tapi aku juga munafik kalau bilang gak akan mengambil langkah yang sama sama kedua tokoh utama.
Tapi ini penulisan ceritanya menurutku bagus banget sih. Gaya berceritanya dia nih menarik bikin aku yang membacaa ini tanpa tahu apa-apa terus tenggelam dan menolak untuk berhenti sebelum tahu ceritanya mau dibawa kemana.
Yanng bikin aku galau adalah: mengenai sejauh apa kriminal yang sudah menyebabkan kematian dan kehancuran seseorang pantas mendapatkan kesempatan kedua?
reading update
END
Astagaaaa! ternyata selama ini aku salah paham. Bukan cuma aku sebagai pembaca sih, bahkan semua tokoh dalam cerita ini salah paham dengan semua situasi yang ada di cerita ini. Trus, ternyata penjahat sesungguhnya itu lebih plot twist. Pantesan aja pas kebenarannya tadi diungkapkan di tengah-tengah aku nggak kaget, karena pas cerita ini menunjukkan siapa dalang sesungguhnya wah itu orang sakit sih! Gila kali ya dia jahat banget! Jahat, jahat jahat banget! Sampai ada part dimana aku nggak tega sama korban-korbannya. Bukan cuma korban yang benar-benar meninggall ya, tapi korbann fitnahnya juga. Penjahat sesungguhnya sudah menghancurkan keluarga harmonis yang seharusnya bisa hidup bahagia dan cemara. Aku nangis banget waktu tahu kalau ada orang baik yang paling terdzolimi dalam cerita ini. Beneran kayak dia dizolimi banget tapi dia tetep legowo hidupnya. Aku nangis banget.
Novel ini keren sih.
Dengan art-stylenya yang mencekam: dia bisa menangkap rasa ngeri, horror, thriller, dan rasa diteror. Penceritaannya berhasil menjadikan misteri sebagai gerbang cerita untuk sesuatu yang lebih meneyakitkan ketika dibaca sampai belakang.Tapi dengan art-style yang sama dia juga bisa menghadirkan komedii dalam cerita sehingga ceritanya kadang jadi ngeri kadang jadi hangat dan manis.
Kita akan dapat momen thriller, ngeri.
Kita bakal dapat momen freak, aneh,janggal horror.
Tapi kita juga dapet momen ceria, hangat, dan manis.
Bagian family dalam cerita itu manisss banget. Antara Bunda dan anak-anaknya. Kisah keluarga Pak Romi juga. Trus bonding Pak Romi sama Naka dan Islann yang bisa kerasa banget juga chemistry-nya kayak ayah anak.
Bonding Naka dan Islan sebagai tokoh utama sangat berhasil bikin aku invest ke kehidupan memreka dalam cerita ini. Aku sempat mikir mungkin cerita pasutri disini akan ya biasa aja toh mereka sudah menikah. Tapi konflik eksternal yangmereka hadapi menariknya terus membuat hubungan mereka semamkin erat jadi aku sukaaa banget.
Overall, aku sukaaa banget sama novel ini. Pengalamanku utuh banget dari awal sampai akhir. Aku merasakan banyak emosi. Mixed feeling banget sepanjang baca. Sering dibikin galau. Dan berhasil bikin aku nangis juga.
Cuma ini untuk versi buku, jelas aku merasa ini belum selesai. Aku yakin ada satu konflik besar yang membuat segala masalah di buku ini terjadi, dna itu berkaitan sekali dengan antagonis cerita, tentang villain paling jahat dalam cerita ini yang menurutku dia harus mendapat keadilan atas ketidakadilan yang disebabkan oleh perilaku tidak bermoralnya dan kejahatannya atas orang-orang yang tidak bersalah sama sekali.
Komentar
Posting Komentar
Regulation to fill the comment box:
>> Don't use Anynomous
>> Use your google account or just your link/ URL. The main point is, always put your name here :)
>> Cannot receive any spam comment such as comment that it's not relevant with my topic
>> When your comment does not appear, it because I haven't approve that or I haven't read that. So just wait until I read that, please understand :)
Thank you
-------------------------------------||-------------------------------------
Syarat menambahkan komentar:
>> Jangan berkomentar dengan menggunakan Anynomous
>> Gunakan account google kamu atau jika tidak gunakan URL, yang penting ada nama kalian.. :)
>> Tidak menerima komentar berisi spam..
>> Apabila komentar tidak muncul, berarti komentar kalian belum di moderasi. Jadi tolong mengerti ya.. :)
terimakasih